GURIHNYA
BISNIS PEMBUATAN CIRENG ISI “SAWARGI”
Berada
tidak jauh dari pinggiran Ibukota Jakarta, sekitar 12 km dari Cibubur ke arah
Jonggol yaitu tepatnya di Kecamatan
Cileungsi Kabupaten Bogor, terdapat sentra Usaha Rumah Tangga pembuatan Cireng
Isi yang sangat terkenal dan booming di wilayah Cileungsi dan sekitarnya yang
diberi nama Cireng Isi “SAWARGI” yang konon artinya “Sekeluarga” mungkin dengan
filosofi usaha ini digerakkan oleh para karyawannya yang masih ada hubungan
keluarga, serta menjalin kedekatan dengan para mitra bisnisnya yaitu para
penjaja dan pedagang Cireng Isi yang kebanyakan menjual di Kantin-kantin
sekolah.
Penulis
sendiri pernah menjadi mitra bisnis dari Pak Undang, Sang Empu nya “SAWARGI”,
pria asli Kota Kembang BANDUNG tepatnya dari Buah Batu ini memang sangat gigih
dan tekun mengembangkan usaha Cireng Isi. Berawal dari sekitar 4 tahun lalu,
ketika itu penulis begitu bersemangat dalam ekspansi bisnis dan differensiasi
bidang usaha, meskipun waktu itu saya sudah memiliki bisnis penjualan Jas
Hujan, Sepatu, Lukisan, Meja Belajar, Snack tetapi ketika berkenalan dengan Pak
Undang dan melihat prospek bisnis Cireng Isi yang sedang tren, saya langsung
memutuskan untuk menjadi mitra dengan membeli cireng isi mentahan seharga
Rp.700,-/pcs lalu dijual matang dengan harga Rp.1000,- serta saya juga men-drop
in lagi ke kantin sekolah dengan harga Rp.800,-. Usaha ini saya lakoni hampir 1
tahun, karena sudah tidak tertangani lagi maka bisnis ini saya lepas.
Sampai
saat ini usaha Pak Undang masih Berjaya dan jauh meninggalkan rival-rival nya
usaha sejenis ini. Sebagai ilustrasi saja, dalam sehari Pak Undang mampu
memproduksi lebih dari 10.000 pcs cireng isi mentahan, dengan berbagai rasa:
Udang, Sapi, Ayam, Abon, Keju, Ati Ayam. Dengan harga jual ke reseller
Rp.700,-/pcs x 10.000 pcs maka omzet per harinya Rp.7 juta Wooow…Mantapp. Dalam
1 bulan berproduksi 25 hari maka omzet per bulannya Rp175.000.000,- eit jangan
bengong dulu ngeliat angka yang fantastic itu. Tenang-tenang itu masih kotor
kalo bersihnya kira-kira 25% dari angka itu setelah dikurangi bahan baku, gaji
karyawan dan operasional lainnya maka keuntungan bersihnya sekitar
Rp43.750.000,-. Luarrrr Biasa…seorang Pak Undang yang hanya lulusan SD dengan
penghasilan bersih sebesar itu tiap bulannya tentu bikin kita-kita malu
sekaligus iri hati akan keberhasilannya. Sebagai karyawan biasa mungkin butuh
waktu 1 tahun bahkan lebih mengumpulkan uang sebanyak itu.
Tidak
aneh kalau sekarang Pak Undang punya 2 armada mobil, sekitar ada 5 sepeda
motor, membeli rumah dan merenovasinya dengan kisaran biaya 300 juta. Membeli
beberapa mesin giling, mempekerjakan lebih dari 10 karyawan.
Subhanallah….ternyata
memang benar dalam sebuah hadits Rasulullah mengatakan bahwa 9 dari 10 pintu
rezeki itu dari jalan perniagaan atau perdagangan, sementara 1 pintu rezeki
lainnya diperebutkan oleh profesi
lainnya.
Tak ayal
lagi para pengusaha, wirausahawan, entrepreneur secara taraf ekonominya jauh
diatas orang yang hanya memilih profesi sebagai pegawai. Indonesia membutuhkan
banyak pengusaha baru yang sekarang jumlahnya masih sekitarnya 0,18% dari
jumlah penduduk, idealnya sekitar 2%. Makanya sekarang pemerintah sedang
menggalakkan program wirausaha, karena makin banyak nya jumlah pengangguran
serta makin meningkatnya orang yang ingin menjadi PNS serta bersedia melakukan
berbagai cara agar menjadi PNS.
Ayooo…siapa
yang mau jadi wirausaha, serta dengan lantang mengatakan BOSAN JADI PEGAWAI ???
Salam
“Masih Semangat”
Cileungsi, 21 Agustus 2014
Eko Kurniawan,S.Pd.
Maaf saya mau tanya,lokasi tepatnya dari cireng isi sawargi tersebut cileungsi daerah mana nya? Terima kasih
BalasHapusKlau saya mau join gmna ya caranya
BalasHapusYg saya tau alamatnya di dalam perumahan PTSC deket sekolah Muhamadiah Cileungsi
BalasHapus